| 1 September 2014 | 2 Comments |

CodeIgniter: Konsep MVC

Tags: , , ,

Category: CodeIgniter, Tutorial

Assalaamu’alaikum wr. wb.

Sebelumnya kita sudah kenalan singkat dengan CodeIgniter, selanjutnya kita bahas sedikit juga tentang konsep MVC (Model-View-Controller) yang digunakan oleh CodeIgniter.

Struktur CodeIgniter didasarkan pada pola pengembangan Model-View-Controller. MVC adalah sebuah pendekatan dalam pengembangan perangkat lunak yang memisahkan logika aplikasi (atau sebut saja kode program) dari kode tampilan. Jadi, MVC memungkinkan halaman web yang kita buat tidak terlalu banyak memuat kode program karena dipisahkan dengan kode untuk tampilan.

Dalam bahasa gampangnya MVC adalah sebagai berikut:

  • Model merupakan struktur data atau bagian yang menangani database. Di dalamnya memuat kelas dari model yang kita buat dan berisi fungsi yang digunakan untuk mengambil, menambah, mengedit, memperbarui bahkan menghapus data dalam database.
  • View adalah informasi yang sedang disajikan kepada pengguna. Sebuah View biasanya akan menjadi halaman web, tetapi dalam CodeIgniter, view juga bisa berupa bagian-bagian seperti halaman header atau footer. Yang pasti dalam sebuah View dapat atau boleh berisi (memanggil) View lain.
  • Controller berfungsi sebagai perantara antara Model, View, dan yang lainnya yang diperlukan untuk memproses permintaan HTTP dan menghasilkan halaman web. Jadi Controller ini menjembatani antara Model dengan View.

Namun demikian, jangan terlalu khawatir karena kita tidak harus menggunakan konsep MVC secara keseluruhan, kita boleh hanya menggunakan Controller dan View saja, tanpa Model. Sehingga kita masih bisa berkreasi dan menyesuaikan dengan kebutuhan dalam pengembangan aplikasi yang kita buat. Ini yang menjadikan CodeIgniter menjadi pilihan oleh banyak programmer 🙂

Oke sampai di sini dulu, semoga Anda jadi pusing 🙂 nah lho 🙁 , 😀

Kita lanjutkan sedikit lagi, yaitu bagaimana alur aplikasi yang terjadi pada sebuah perangkat lunak yang dikembangkan menggunakan CodeIgniter. Perhatikan gambar berikut (gambar diambil dari halaman User Guide CodeIgniter).

Kira-kira penjelasannya sebagai berikut:

  1. Index.php berfungsi sebagai controller depan, menginisialisasi sumber daya dasar yang dibutuhkan untuk menjalankan CodeIgniter.
  2. Routing ini mengkaji permintaan HTTP untuk menentukan apa yang harus dilakukan dengan hal itu.
  3. Jika file cache ada, dikirim langsung ke browser, melewati sistem eksekusi normal.
  4. Security. Sebelum controller aplikasi dimuat, permintaan HTTP dan setiap pengguna mengirimkan data disaring untuk keamanan.
  5. Application Controller akan meloading driver, model, libraries, helpers dan sumber daya lain yang diperlukan untuk memproses permintaan khusus.
  6. View dikirim ke browser web untuk dilihat. Jika caching diaktifkan, lihat di-cache pertama sehingga pada permintaan berikutnya dapat dilayani.

Walah tambah pusing deh 🙂 Oke, cukup dulu lah ya… Kita sambung lagi nanti dengan penjelasan lain sekaligus praktik, ditunggu ya di AmazingLight.

Sampai jumpa lagi, wassalaamu’alaikum wr wb…



Comments (2)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. Agus berkata:

    Walapun saya udah baca semua, tp cmn nytol dikit… Jempol Buat Mimin… Semoga web nya tambah maju… ditunggu Update terbarunya 😀

    beberapa tutorial saya tulis di sini 😀

Leave a Reply