| 14 Agustus 2016 | 0 Comments |

Dimanakah Ayah dan Ibu Nabi Muhammad SAW, Surga atau Neraka?

Tags: , , , ,

Category: Counter Faith, Fiqih, Islam & Muslim

Beberapa waktu lalu, berita nasional ramai tentang penolakan sebagian masyarakat terhadap seorang pendakwah yang akan datang dan mengisi sebuah acara keagamaan Islam di daerah Kalimantan. Penolakan ini dilakukan oleh golongan yang tidak sependapat dengan si pendakwah. Pokok masalahnya sesungguhnya hanya sepele, karena menyangkut masalah yang masih dalam wilayah furu’ atau cabang, bukan pada ushul.

Pendakwah yang ditolak oleh sebagian masyarakat ini memiliki paham (dan menyebarkan pahamnya, tentu dengan ilmu yang dimilikinya) bahwa Ayah dan Ibu Nabi Muhammad SAW termasuk dalam golongan orang-orang musyrik yang tidak menyembah kepada Allah dan mereka akan masuk neraka. Pemahaman ini berbeda dan bertentangan dengan sebagian besar pemahaman yang diyakini oleh masysrakat. Sebagian besar masyarakat (bahkan di Indonesia) meyakini bahwa Ayah dan Ibu Nabi Muhammad SAW adalah orang yang selamat dan akan masuk surga.

Nah, melalui tulisan ini saya mengajak kita semua untuk sama-sama berfikir jernih dan mengembalikan kepada posisi masalah ini, yaitu bahwa yang diperdebatkan dan dipertentangkan ini adalah masalah furu’ yang pasti terjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama.

Saya secera pribadi tidak bergitu suka terhadap pendakwah yang suka memvonis kegiatan atau perbuatan orang lain yang dianggapnya sesat, bid’ah bahkan dituduh kafir. Untuk menjaga kondisi masyarakat agar tetap aman dan damai, maka sudah sepatutnyalah pendakwah memberikan atau menyampaikan semua pendapat yang ada terkait masalah yang dipertentangkan tersebut, dalam hal ini adalah keadaaan Ayah dan Ibu Nabi Muhammad SAW, apakah termasuk ahli surga atau ahli neraka.

Berikut saya sisipkan sebuah video yang membahas tentang masalah ini, disampaikan beberapa pendapat dari para ulama dan juga pro-kontra serta perbandingan antara pendapat yang satu dengan lainnya. Silahkan disimak dan perhatikan hingga akhir agar tidak terjadi kesalahan pemahaman.

Pembahasan dalam video ini disampaikan oleh Dr. Habib Muhammad Rizieq bin Habib Husein bin Syihab, Lc, MA, DPMMS atau yang lebih dikenal dengan nama Habib Rizieq, Imam Besar FPI. Dalam video ini beliau menyampaikan beberapa pendapat yang berbeda, sehingga bahasan masalah ini menjadi lebih adil, dibandingkan dengan video-video lain yang hanya membahas satu pendapat sehingga menimbulkan ketegangan di antara ummat Islam.

Selamat menyaksikan, semoga bermanfaat dan menjadikan kita bertambah ilmu dan pemahaman…

Gambar diambil dari mosthdwallpapers.com



Leave a Reply