| 31 Desember 2015 | 0 Comments |

Filosofi Tukang Parkir

Tags: , ,

Category: Islam & Muslim, Tasawuf, Tauhid

“Tidak merasa memiliki, tetapi merasa dititipi.”

Tidak perduli seberapa banyak, seberapa berharga, seberapa penting, seberapa berapapun, bukan milik kita, semua hanya titipan.

Yang namanya titipan, pasti akan diambil kembali oleh yang punya.

Ketika diambil oleh yang punya, titipan tersebut harus tetap terjaga, terpelihara, terawat seperti ketika dititipkan.

Apabila tidak terjaga, tidak terpelihara, tidak terawat, maka, yang punya tentu akan marah.

Lalu, manakah dari bagian kehidupan ini yang bukan titipan???

Tulisan di atas saya susun dari rekaman ceramah KH. Zainuddin MZ. (alm)



Leave a Reply