| 14 Maret 2015 | 0 Comments |

Menang Undian??? Siapa yang Mau???

Tags: , , , , , ,

Category: Gratisan, Kabar, Tips & Trik

Sambil mikir mau nulis apalagi, ya sudah tulis yang satu ini dulu, sesuai dengan judul di atas, jika Anda dikabarkan dan diberi tahu mendapatkan hadiah undian, apakah Anda merasa senang?? 😀

Tentunya siapa yang tidak senang jika dapat hadiah. Apalagi sebagai pemenang kedua, wuih girang banget lah pokoknya 😀  😀 . Hal ini terjadi pada saya, bahkan berulang kali. Ya bukannya sombong ya, tapi semua hadiah itu tidak ada yang saya ambil, bahkan siapa yang mau silahkan ambil saja.

Kenapa?? Karena itu adalah hadiah tipuan sebagai modus untuk mengambil keuntungan dari orang-orang yang diberi tahu bahwa mereka mendapatkan hadiah. Iya, penipuan yang sekarang masih marak melalui sms. Parahnya lagi, saya di sms dapat hadiah dari sebuah bank, padahal saya tidak punya rekening pada bank tersebut 😉

Lihat gambar-gambar hasil capture sms ponsel saya, saya tampilkan apa adanya termasuk nomor HP pengirim dan isi dari sms tersebut.

sms-penipuan-catut-mkios-01

sms-penipuan-catut-mkios-02

sms-penipuan-catut-bri-01

sms-penipuan-catut-bri-02

Mencermati hal-hal seperti ini, maka sebaiknya kita berhati-hati dan selalu waspada serta berfikir jernih dahulu sebelum menindaklanjuti sms atau pemberitahuan bahwa kita mendapatkan hadiah dan sebagainya.

Bagaimana caranya, silahkan perhatikan isi sms undian tersebut. Ciri-ciri sms penipuan antara lain:

  • Nomor Pengirim adalah nomor HP biasa
  • Jam pengiriman yang tidak wajar, misal pada malam hari (perusahaan mana yang kerja sampai malam, apalagi itu sebuah bank)
  • Kalimat dalam sms tidak ditulis lengkap tetapi disingkat, si penipu ngirit pulsa 😀
  • Nomor PIN disertakan dalam sms, ini mencurigakan :-O
  • Ada alamat URL yang berupa blog gratisan, seperti blogspot atau wordpress atau lain-lainnya (kan aneh kalau perusahaan atau badan usaha pakai blog gratisan)

Anda diminta menghubungi nomor tertentu, biasanya nomor HP juga (padahal pihak yang memberikan hadiah yang seharusnya menghubungi secara resmi menggunakan nomor telepon perusahaan/badan usaha)

Oke, demikian sedikit informasi yang semoga saja bisa bermanfaat untuk menghindari penipuan yang sekarang makin marak.



Leave a Reply