Program, Programming dan Notasi Algoritma

Masih soal logika dan algoritma, sekarang kita lihat bagaimana perbedaan antara program dan programming (pemrograman). Ingat, algoritma yang kita bahas di kategori ini terkait dengan program komputer.

Karena algoritma (di sini) adalah urutan penyelesaian masalah yang akan diproses oleh komputer, maka algoritma tentu harus ditulis ke dalam bahasa yang dimengerti oleh komputer. Nah, algoritma yang ditulis dalam bahasa komputer ini disebut dengan program. Lalu bahasa yang digunakan untuk menulis program tersebut dinamakan bahasa pemrograman.

Orangnya, yang menulis program disebut pemrogram atau programmer dan proses pembuatan program disebut pemrograman (programming). Ada lagi istilah coding, yaitu kegiatan penulisan kode-kode program ke dalam bahasa pemrograman.

Belajar programming berbeda dengan belajar bahasa pemrograman. memang kadang-kadang banyak dan sering terjadi kesalahan dalam menggunakan kedua istilah tersebut. Ada yang bilang belajar programming itu ya belajar Pascal, VB, Delphi dan sebagainya. Padahal itu sebenarnya adalah belajar bahasa pemrograman, yang artinya belajar menggunakan suatu bahasa pemrograman komputer denga aturan-aturan penulisan tertentu dan biasanya hanya bisa digunakan untuk bahasa pemrograman itu saja.

Sedangkan dalam programming, lebig mengutamakan dan menekankan pada rancangan penyelesaian masalah (algoritma) yang dituliskan ke dalam notasi (cara penulisan khusus) yang biasa disebut notasi algoritmik.

Notasi algoritmik yang sering dijumpai ada 3 macam yaitu :

  1. Notasi deskriptif, yaitu dengan cara menuliskan langkah-langkah penyelesaian masalah dengan kalimat-kalimat yang jelas dan deskriptif disertai dengan urutan (nomor urut) yang jelas.Notasi ini sudah kita gunakan pada posting tentang apa itu algoritma dan juga beberapa contoh algoritma yang lain. tetapi untuk lebih jelasnya, kita buat contoh baru.Contoh algortima menentukan apakah suatu bilangan bulat positif itu ganjil atau genap.

    ALGORITMA GanjilGenap
    1. masukkan/berikan sebuah bilangan bulat positif
    2. jika bilangan itu habis dibagi 2 (bilangan MOD 2 = 0), tulis genap
    3. jika tidak, tulis ganjil

  2. Notasi bagan alir (flow chart), yaitu algoritma menggunakan bagan alir dengan memanfaatkan bentuk-bentuk geometri seperti persegi panjang, jajaran genjang, lingkaran dan sebagainya. Masing-masing bentuk mempunyai fungsi dan kegunaan tersendiri, insya Allah kita bahsa pada kesempatan yang lain…Notasi bagan alir untuk contoh bilangan ganjil dan genap di atas adalah seperti gambar berikut :

  3. Notasi pseudo-code, yaitu notasi algoritma yang praktis dan mirip dengan bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti Pascal. Banyak notasi pseudo-code yang digunakan oleh para ahli komputer dan berbeda-beda sehingga tidak ada aturan baku dalam penulisan pseudo-code ini, tetapi yang paling banyak digunakan dalam algoritma pemrograman adalah yang mendekati bahasa Pascal.Notasi pseudo-code untuk contoh menentukan genap dan ganjil dari bilangan bulat positif seperti terlihat di bawah.

    PROGRAM GanjilGenap
    DEKLARASI
    bil : integer
    DESKRIPSI
    read(bil)
    if (bil MOD 2 = 0) then
    write(‘genap’)
    else
    write(‘ganjil’)
    endif

Ya, sekarang sudah jelas perbedaan antara program, pemrograman, belajar bahasa pemrograman dan coding. Sudah jelas juga bentuk dan notasi-notasi algoritma.

Posting berikutnya kita lanjutkan dengan struktur algoritma menggunakan pseudo-code. Ketemu lagi nanti…

Related Posts

About admin 179 Articles
AmazingLight.info Owner

1 Trackback / Pingback

  1. Konstruksi Dasar Algoritma | AmazingLight.info

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*